Proyek Penelitian Terbaru

Integrated Management of Acute Malnutrition (PGBT/IMAM) in South Sulawesi
Nama Proyek:

Integrated Management of Acute Malnutrition (PGBT/IMAM) in South Sulawesi


Klien:

Mitra: UNICEF Indonesia


Lokasi & Durasi:

Maros dan Takalar pada bulan November 2025 – Jun 2026


Lingkup Kerja Utama:

Penguatan CoE melalui advokasi berbasis bukti, kajian determinan malnutrisi dan belanja gizi, peningkatan kapasitas mahasiswa/tenaga kesehatan/kader, serta perencanaan dan penganggaran gizi daerah. Mendukung tata laksana wasting, kepatuhan RUTF, deteksi dini berbasis keluarga/PAUD, jejaring perguruan tinggi, dan integrasi materi IMAM dalam kurikulum prajabatan.


Hasil Utama & Dampak:

Kegiatan ini menghasilkan dua produk pengetahuan; satu kajian determinan malnutrisi; penguatan kapasitas 100 mahasiswa dan 500 tenaga kesehatan/kader/anggota masyarakat; pendampingan program gizi di lima kabupaten; satu analisis belanja gizi; pelatihan perencanaan/penganggaran pada 10 kabupaten; pelibatan lima perguruan tinggi; dan satu integrasi materi gizi dalam kurikulum.


Nama Proyek:

Centre of Excellence for Capacity Building, Advocacy and Knowledge Generation on Early Detection, Referral and Treatment of Child Wasting in South Sulawesi


Klien:

Mitra: UNICEF Makassar Field Office


Lokasi & Durasi:

Provinsi Sulawesi Selatan; Juni – September 2025


Lingkup Kerja Utama:

Peningkatan kapasitas mahasiswa Unhas dalam deteksi dini dan perawatan anak wasting; orientasi tenaga kesehatan dan pelatihan bauran 25 keterampilan kader Posyandu. Supervisi pemanfaatan RUTF, kunjungan rumah, edukasi gizi keluarga, serta koordinasi pelaksanaan program.


Hasil Utama & Dampak:

Terlaksananya orientasi mahasiswa Universitas Hasanuddin mengenai deteksi dini dan perawatan anak wasting. Kegiatan ini mendukung peran mahasiswa dalam pendampingan layanan gizi berbasis masyarakat. Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader Posyandu serta pemantauan pemanfaatan RUTF menjadi bagian dari tindak lanjut program.


Nama Proyek:

Regional Centre of Excellence on Child Wasting Prevention and Treatment, based in South Sulawesi


Klien:

Mitra: UNICEF Indonesia


Lokasi & Durasi:

Provinsi Sulawesi Selatan; 24 Juli 2023 – 31 Juli 2024


Lingkup Kerja Utama:

Penguatan pusat unggulan regional untuk pencegahan dan tata laksana wasting melalui kajian awal, peningkatan kapasitas tim inti, koordinasi dengan CoE nasional, advokasi pemerintah daerah, penyusunan roadmap perluasan IMAM, pelatihan fasilitator/tenaga kesehatan, dan webinar. Mendukung skrining LiLA rutin, family-led MUAC, deteksi dini di PAUD, serta pemanfaatan chatbot dan e-PPGBM/Pelita Kesmas.


Hasil Utama & Dampak:

Luaran kontraktual mencakup laporan awal dan pelatihan, roadmap perluasan IMAM, dokumentasi koordinasi, sedikitnya lima webinar, serta laporan integrasi skrining LiLA dan penerapan inovasi deteksi dini/pencatatan. Laporan akhir bilingual dengan pembelajaran dan rekomendasi juga dipersyaratkan. Berkas kontrak belum membuktikan realisasi luaran maupun perubahan cakupan dan keberhasilan tata laksana wasting.


Nama Proyek:

Advokasi Universal Salt Iodization (USI) pada Daerah Endemik GAKY dan Pembentukan Sistem Koordinasi Monitoring Large Scale Food Fortification (LSFF)


Klien:

Mitra: Yayasan Kegizian Pengembangan Fortifikasi Pangan Indonesia (KFI)
Pendukung: Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF)


Lokasi & Durasi:

Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Majene; tahun 2023-2025.


Lingkup Kerja Utama:

Advokasi USI melalui workshop, analisis situasi rantai pasok garam dan validasi kadar yodium, FGD, penyusunan naskah akademik dan rancangan Peraturan Bupati serta rencana aksi USI. Mengembangkan, menguji coba, dan memantau model koordinasi monitoring fortifikasi pangan skala besar (LSFF) di tingkat pusat dan daerah.


Hasil Utama & Dampak:

Kegiatan ini menghasilkan laporan analisis situasi dan validasi yodium; naskah akademik, rancangan dan dokumen Peraturan Bupati terkait USI; rencana aksi; model serta laporan uji coba/monev koordinasi LSFF; dan dokumen forum koordinasi di tingkat kabupaten dalam upaya peningkatan cakupan garam beryodium.


Nama Proyek:

Riset Implementasi Percepatan Suplementasi Multi Mikronutrien (MMS) Selama Kehamilan di Indonesia


Klien:

Mitra: John Hopkins University, PUSKA FKM UI, dan Universitas Airlangga
Pendukung: Vitamin Angels


Lokasi & Durasi:

25 kabupaten/kota di Indonesia; tahun 2023-2025.


Lingkup Kerja Utama:

Riset formatif, perancangan bersama strategi implementasi, dan uji coba MMS melalui layanan antenatal di 25 kabupaten/kota. Membandingkan satu botol 180 tablet dengan dua botol masing-masing 90 tablet serta orientasi saja dengan tambahan pelatihan komunikasi perubahan perilaku (KPP); menilai penerimaan, kelayakan, kepatuhan, dan penggunaan kartu pemantauan.


Hasil Utama & Dampak:

MMS dinilai dapat diterima dan layak diintegrasikan dalam ANC rutin. Kepatuhan ≥135 tablet mencapai 41,7% pada kemasan 180 tablet dan 31,9% pada dua kemasan 90 tablet; analisis tersesuaikan menghasilkan OR 1,8 (IK 95% 1,3–2,4). Tambahan pelatihan KPP tidak menunjukkan perbedaan kepatuhan bermakna setelah penyesuaian kovariat. Temuan mendukung rekomendasi kemasan 180 tablet, penguatan konseling, dan pemantauan program.


Nama Proyek:

Field Verification Visits to UNIMMAP MMS Implementation Districts, South Sulawesi

 

Klien:

Mitra: Vitamin Angels

 

Lokasi & Durasi:

Provinsi Sulawesi Selatan; dilaksanakan pada tahun 2022.

 

Lingkup Kerja Utama:

Kunjungan verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan MMS formulasi UNIMMAP di kabupaten pelaksana di Sulawesi Selatan

 

Hasil Utama & Dampak:

Verifikasi lapangan memberikan gambaran pelaksanaan suplementasi MMS formulasi UNIMMAP di kabupaten pelaksana di Sulawesi Selatan serta mengidentifikasi kesesuaian pelaksanaan dan kebutuhan perbaikan program. Hasil verifikasi menjadi bahan tindak lanjut bersama Vitamin Angels untuk memperkuat implementasi MMS bagi ibu hamil;

 

Nama Proyek:

Assessing Coverage of Multiple Micronutrient Supplements (MMS) among Indonesia Pregnant Women


Klien:

Mitra: Vitamin Angels


Lokasi & Durasi:

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan; dilaksanakan pada tahun 2022.


Lingkup Kerja Utama:

Survei cakupan penerimaan, kepatuhan konsumsi, pelaksanaan program, dan persepsi terhadap MMS pada ibu hamil serta ibu yang melahirkan dalam tiga bulan terakhir di Kabupaten Takalar; mencakup akses layanan, pengalaman konsumsi, dan penerimaan produk.


Hasil Utama & Dampak:

Cakupan penerimaan MMS mencapai 86,3% pada ibu hamil dan 76,7% pada ibu pascapersalinan, termasuk penerima MMS bersama TTD. Sebanyak 46,2% ibu hamil mengonsumsi sedikitnya 90 tablet; konsumsi hampir setiap hari dilaporkan oleh 51,9% ibu hamil dan 42,3% ibu pascapersalinan. Hasil menunjukkan perlunya penguatan kepatuhan, sosialisasi, dan perbaikan penerimaan bentuk serta kemasan MMS.


Nama Proyek:

Monitoring dan Evaluasi Distribusi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) di 10 Kabupaten/Kota


Klien:

Mitra: Vitamin Angels


Lokasi & Durasi:

10 kabupaten/kota (Parepare, Enrekang, Takalar, Polewali Mandar, Majene, Mamasa, Mamuju, Pasangkayu, Tojo Una-Una, Pidie); dilaksanakan pada tahun 2021.


Lingkup Kerja Utama:

Monitoring dan evaluasi input, proses, output, dan outcome program MMS di 10 kabupaten/kota melalui wawancara mendalam, formulir evaluasi, dan FGD dengan ibu hamil serta bidan. Kunjungan langsung dilakukan di Mamuju, Polewali Mandar, dan Takalar; tujuh daerah lainnya dievaluasi secara daring pada November–Desember 2021.


Hasil Utama & Dampak:

Teridentifikasi kesiapan dan kesenjangan pengelolaan MMS: 80% daerah menyediakan tempat penyimpanan khusus, 60% memiliki SOP pemeliharaan ruang, dan 20% memiliki pedoman pelaksanaan yang telah didistribusikan/disosialisasikan. Belum ada formulir baku pemantauan keluhan/efek samping; lima daerah melaporkan perubahan warna tablet. Temuan mendasari rekomendasi perbaikan penyimpanan, pelaporan, pedoman teknis, dan kemasan.


Nama Proyek:

Penelitian dan Intervensi Vitamin A


Klien:

Mitra: Helen Keller International


Lokasi & Durasi:

Dilaksanakan pada tahun 2004


Lingkup Kerja Utama:

Penelitian dan intervensi vitamin A bekerja sama dengan Helen Keller International, dengan perhatian pada suplementasi vitamin A bagi ibu nifas untuk mendukung kecukupan vitamin A ibu dan bayi serta pencegahan kekurangan vitamin A.


Hasil Utama & Dampak:

Mendukung penguatan dasar ilmiah dan edukasi mengenai pentingnya suplementasi vitamin A pada masa nifas. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi kepada ibu nifas dapat memberikan manfaat bagi ibu dan bayi hingga enam bulan setelah persalinan.


Nama Proyek:

Penelitian dan Perluasan Implementasi MMS bagi Ibu Hamil


Klien:

Mitra: 22 kabupaten/kota


Lokasi & Durasi:

Makassar, Maros, Banggai, lalu diperluas ke 12 kabupaten/kota; cakupan mencapai 22 kabupaten/kota hingga 2021.


Lingkup Kerja Utama:

Penelitian dan implementasi suplementasi multi-mikronutrien (MMS) bagi ibu hamil, dimulai dari Makassar dan Maros, dilanjutkan ke Banggai, kemudian diperluas secara bertahap melalui kerja sama lintas kabupaten/kota.


Hasil Utama & Dampak:

Cakupan implementasi meningkat dari 12 menjadi 22 kabupaten/kota hingga 2021. Pengalaman ini mendukung pengembangan program MMS.


Nama Proyek:

Analisis Dekomposisi Determinan Stunting


Klien:

Mitra: Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK)


Lokasi & Durasi:

Indonesia, termasuk wilayah Timur dan Barat; dilaksanakan pada tahun 2021.


Lingkup Kerja Utama:

Menelaah delapan alternatif model simulasi dekomposisi statistik yang disiapkan BPS; melakukan kajian pustaka, memilih model, menginterpretasikan kontribusi relatif determinan terhadap penurunan prevalensi stunting 2018–2019, serta merumuskan rekomendasi intervensi spesifik dan sensitif.


Hasil Utama & Dampak:

Analisis mengidentifikasi 14 faktor pendorong penurunan stunting 2018–2019 sebesar 3,18 poin persentase. Faktor dengan kontribusi relatif terbesar meliputi ASI eksklusif, umur anak, anggota rumah tangga tidak merokok, dan fasilitas cuci tangan. Temuan menjadi dasar rekomendasi prioritas program


Nama Proyek:

Pengembangan Naskah Akademik Kabupaten Banggai


Klien:

Mitra: Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai


Lokasi & Durasi:

Kabupaten Banggai pada tahun 2021


Lingkup Kerja Utama:

Penyusunan naskah akademik untuk Kabupaten Banggai


Hasil Utama & Dampak:

Pengembangan naskah akademik


Nama Proyek:

Survei Pemetaan GAKY Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) Nasional


Klien:

Pendukung: World Bank.
Mitra: UI, UGM, IPB, Unair, Unpad, dan Universitas Mataram


Lokasi & Durasi:

Sebagian besar Indonesia bagian Timur yang dilaksanakan pada tahun 1998


Lingkup Kerja Utama:

Pemetaan GAKY sebagai bagian dari kolaborasi nasional antarpusat studi perguruan tinggi.


Hasil Utama & Dampak:

Studi pemetaan ini menjadi landasan penting bagi pemerintah Indonesia dalam menggalakkan program iodisasi garam konsumsi secara masif guna mengeliminasi masalah gondok dan gangguan perkembangan mental/kecerdasan anak akibat kekurangan yodium


Nama Proyek:

Survei Nasional Pemetaan GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium)

 

Klien:

Pendukung: Asian Development Bank (ADB)

 

Lokasi & Durasi:

Maluku pada tahun 1996

 

Lingkup Kerja Utama:

Survei untuk memetakan masalah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) di Maluku dan mengidentifikasi kebutuhan penanggulangan kekurangan yodium sebagai bagian dari kegiatan Micronutrient Centre.

 

Hasil Utama & Dampak:

Hasil dari survei ini menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menggalakkan program rintisan distribusi garam beryodium secara masif di wilayah-wilayah timur Indonesia

 

Scroll to Top